Adhitya Mulya: Sabtu Bersama Bapak

images (1)

No wonder he wrote this book so well, he is a husband, father and son at the same time so this Bapak’s feeling is really spot on.

Itu yang aku pikirkan ketika menyelesaikan novel ini. Aku membaca semua halaman dengan teliti termasuk prakata dan ucapan terima kasih yang ditulis oleh Adhitya Mulya, and yes you’ll understand why I said that.

Parenting dan keluarga adalah nilai utama yang ditonjolkan dalam novel ini selain dibumbui oleh cerita cinta (or lack of) Saka yang komik sekali (I don’t think funny is the right word to describe it since weirdness and awkwardness are also mixed into it wkwkwk). Bapak bukanlah sosok yang sempurna, tapi ia ingin anak-anaknya belajar dari kesalahannya dan menjadi lebih baik dari dirinya meski ia tidak bisa menemani mereka. Semuanya dilakukan melalui pesan-pesan dalam video setiap Sabtu.

Awalnya kupikir kita akan disajikan cerita setiap Sabtu tentang video Bapak, namun ternyata plotnya lebih luas daripada itu. Aku senang melihat proses perubahan Satya menjadi orang tua yang lebih baik karena pesan-pesan Bapak dan menemukan lebih banyak presensi Bapak dalam hidupnya ketika aku tahu Rissa dan anak-anak mereka ternyata menonton video Bapak juga. Lebih puas lagi karena akhirnya prinsip hidup Bapak mengenai pasangan yang membuat Saka memenangkan hati Ayu serta kejutan kecil di balik alasan mengapa Saka berpikir Ayu is the one. Bahkan menyadari kekuatan dan ketabahan Ibu Itje berasal dari Bapak membuatku baper setengah mati.

Ini pertama kali aku membaca novel karya Adhitya Mulya dan menemukan gaya menulis yang menarik di dalamnya. Kalimat-kalimat dalam novel singkat, kadang memakai istilah yang zaman sekarang banget, tapi mengena. Perpindahan sudut pandang dari para tokoh juga mulus dengan setiap bagian yang saling terkait.

Setelah menonton film dan menamatkan novelnya, aku tidak bisa menyangkal kalau aku sebenarnya punya banyak hal yang ingin kubandingkan mengenai buku dan film, but I just… let it go. The book is done very well and the film has its perks too, so I’ll be satisfied being in middle ground.

Untuk kamu yang #rinduayah, sedang uring-uringan mencari jodoh atau sedang belajar menjadi orang tua, novel ini punya kombinasi semua di dalamnya.

Selamat membaca!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s