[21] Sepuluh Tahun Silam

letter-writing

#aprilblogadaychallenge

Day 21 : A Letter to Your 13 Years Old Self

Jakarta, 22 April 2016

Dear Kiki yang masih berusia 13 tahun.
Apa kabar di sana? Tahu tidak, saat aku menuliskan ini, aku sedang duduk di pojokan klinik pedo menunggu pasien yang datang pukul 10.00 dengan perasaan cemas. Aku jadi bertanya-tanya, apakah dulu aku sering merasa cemas seperti ini?

Ah, sudah nyaris sepuluh tahun berlalu sejak aku berusia 13 tahun. Dalam beberapa jam aku akan berusia 23 tahun. Bertambahnya usia yang aku tidak yakin seiring dengan bertambahnya kedewasaan. Betapa aku merindukan kembali berusia 13 tahun.

Usia 13 tahun itu berarti sekitar tahun 2006 ya, kira-kira kita saat itu sedang masa naik kelas 1 menjadi kelas 2 SMP. Kamu sedang dalam masa yang paling rajin, masuk kelas unggul dan ikut bimbel lagi setiap sore. Hobimu ketika itu mengumpulkan predikat juara TO dan selalu berjuang mengalahkan sainganmu yang semuanya anak laki-laki untuk mendapatkan predikat. Ingat betapa bangganya kamu pertama kalinya termasuk jajaran juara umum satu sekolah? Kerja keras, kebanggaan dan kepuasan itu adalah bagian dari masa-masa usia 13 tahun yang aku rindukan.

Persahabatan ala ABG di usia 13 tahun juga sesuatu hal yang lucu meskipun agak memalukan untuk dikenang. Pertama kali ditembak cowok, lalu mulai mengamati teman-teman yang mulai pacaran. Menghibur teman yang baru putus (sedihnya cuma sehari). Ikut-ikutan mencomblangi teman. Kehidupan alay masa SMP yang kocak.

Aku bersyukur sekali karena aku benar-benar menikmati masa usia 13 tahun. Bagian masa muda yang menurutku sangat produktif dan menyenangkan. Aku tidak tahu apakah semakin tua menemukan sesuatu yang menyenangkan itu semakin sulit atau menjadi produktif itu semakin terbatas, tapi aku merindukan masa itu.

Kiki di usia 13 tahun, tetaplah menjadi kiki yang bersemangat dan bekerja keras. Tahu tidak, karena dasar sifat itu bisa membawa kita sampai di sini, di kampus FKG UI yang kita impikan.

Aku hanya berharap kamu bisa membalas suratku, jadi kamu bisa mengingatkanku tentang semangat kita di usia 13 tahun. Apa aku sudah bilang aku merindukan Kiki di usia 13 tahun?

Semoga semangat dan kerja keras kita di usia 13 tahun bisa muncul kembali kembali di masa ini.

Salam sayang,
Dari Kiki di masa ini (atau masa depanmu)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s